Tukar oli mobil di Bengkel Mobil Alam Sutera

Performa mobil akan konsisten maksimal bila oli mesin rutin diganti. Ini rekomendasi 7 tempat tukar oli mobil terdekat di Jakarta

Performa mobil akan konsisten maksimal bila oli mesin rutin diganti. Kerusakan mesin yang parah kadang di awali dengan penggantian oli yang tidak teratur. Akibatnya, cost yang dikeluarkan untuk melakukan perbaikan mesin sering menguras dompet. 

Karena itu, penggantian oli rutin direkomendasikan agar mesin lebih awet dan terjaga. Jangan lupa untuk menentukan tempat tukar oli mesin mobil terdekat dan terpercaya.

Kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli?

Dalam membeli kendaraan, apalagi baru berasal dari dealer, kastemer sering diedukasi soal waktu servis dan penggantian oli. Biasanya waktu atau jarak menjadi patokan. Untuk kendaraan yang dipakai sehari-hari, keputusan jarak yang diperhatikan untuk melaksanakan penggantian oli rutin adalah di lebih kurang 5.000 sampai 10.000 km. 

Kalau kendaraan jarang dipakai, patokan yang dipakai adalah lebih kurang 6 bulan. Walaupun mobil didalam keadaan statis atau tidak dipakai, ruang mesin tetap berlangsung proses oksidasi berasal dari uap air yang berada di lebih kurang mobil. Sehingga 6 bulan adalah waktu yang direkomendasikan untuk mengganti oli.

Biaya servis tukar oli

Untuk cost servis tukar oli cukup bervariasi, bergantung Bengkel Mobil Alam Sutera dan merk oli yang dipakai. Sebagai contoh, untuk mobil LCGC sampai SUV, keperluan olinya raih 3,5 sampai 4 liter. Sedangkan untuk mobil yang lebih besar bisa 4 liter atau lebih. 

Biaya servis tukar oli di Bengkel Mobil Alam Sutera umum terbagi berdasarkan tipe dan merk oli yang dipakai. Sebagian besar outlet mempunyai paket tukar oli di tawarkan mulai Rp300 ribuan. Harga paket udah termasuk oli 4 liter dan filter oli. 

Perlu diingat, paket ini bisa lebih mahal terkecuali menentukan tipe oli yang tidak sama berasal dari tipe oli yang masuk didalam paket tersebut.

Macam-macam tipe oli mobil selain oli mesin

Oli atau pelumas mobil terbagi atas sebagian jenis. Pertama yakni oli mesin. Apabila komponen ini tidak rutin diganti bisa sebabkan penurunan performa mesin. Jika dibiarkan bisa sebabkan mesin rusak parah. Selain oli mesin, ini tipe oli lain pada mobil:

1.    Oli sintetis

Biasanya terbuat berasal dari bahan baku Polyalphaolefin (PAO), yang merupakan hidrokarbon buatan. Bahan ini dipilih dikarenakan mempunyai susunan yang paling serupa dengan susunan hidrokarbon pada oli mineral (oli yang terbuat berasal dari alam).

2.    Oli Gardan

Jenis oli ini berfaedah sebagai pelumas kontak gigi gardan. Oli gardan termasuk melindungi pinion gear agar tidak bersinggungan segera dengan bearing. Penggantian oli ini direkomendasikan terkecuali udah raih jarak 10.000 km atau maksimal 20.000 km.

3.    Oli transmisi

Oli ini mempunyai peran pelumasan pada proses transmisi. Fungsinya, sebabkan proses transmisi (pergantian gigi) bisa dilakukan dengan enteng dan halus. Penggantian oli transmisi sebaiknya dilakukan berkala tiap tiap jarak 10.000 km.

4.    Oli rem atau sering disebut minyak rem

Berfungsi mendukung melancarkan proses kerja pengereman. Bertugas sebagai penyalur didalam proses hidrolik. Penggantian oli rem sebaiknya dilakukan tiap tiap mobil udah menempuh jarak lebih kurang 30.000 km.

5.      Oli transfer

Oli transfer biasanya cuma digunakan pada mobil dengan proses penggerak all-wheel drive (AWD) atau four-wheel drive (4WD atau 4×4). Tugas oli ini adalah sebagai pelindung chain dan bearing. Penggantian oli transfer sebaiknya dilakukan tiap tiap 40.000 ribu km sekali.

6.      Oli power steering

Sistem power steering pada mobil moderen bisa bekerja dengan adanya oli power steering. Oli power steering berperan sebagai pelumas pompa sekaligus meringankan perputaran kemudi. Penggantian sebaiknya tiap tiap 40.000 km.

Nah, untuk menjauhi rusaknya mesin yang parah, ganti oli rutin adalah solusi tidak mahal untuk merawat performa kendaraan. Selain rekomendasi di atas, tetap banyak tempat tukar oli mesin mobil terdekat layaknya Bengkel Mobil Alam Sutera